home_icon
SIGN IN
SIGN UP
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
LOUNGE
HOW IT WORKS
HOW TO BE DFF OF THE WEEK
TERMS OF USE
CONTACT US
  • Latest
  • Most Viewed
  • Most Loved
  • A-Z
  • My Fanfiction
  • My Subscriptions
  • My Subscribers
  • Create New Fanfiction
Fan Fiction > Back To You

Back To You

Share:
Author : ismomos
Published : 21 Aug 2013, Updated : 09 Sep 2014
Cast : Jun.k (Kim Min Jun) 2PM - Fei Miss A
Tags :
Status : Complete
0 Subscribes |2579 Views |1 Loves
Back To You
CHAPTER 1 : Back To You

 

 

 

“Hahaha ya ya ya. Sebaiknya sekarang kau tidur... Ini sudah malam.”
“.........”
“Yaa aku juga akan segera tidur.”
“......”
“Hahahaha aku mengerti, Yubin-ahh. Selamat malam dan selamat tidur. Semoga mimpimu indah.”

Klik.

Telepon sudah terputus, tetapi Minjun masih tersenyum senyum sendiri.

“Hyung...kau kenapa?” tanya JB, saat melihat sepupunya itu senyum senyum sendiri.

“Tidak..aku tidak kenapa kenapa.”

“Pasti tadi itu telepon dari salah satu korban cintamu kan, hyung?”

“Korban cinta? Maksudmu?”

“Hahaha kau tidak usah berpura pura, hyung. Memangnya aku tidak tahu hubunganmu dgn beberapa yeoja. Yang tadi itu, kekasihmu yg ke berapa, hyung?”

JB tertawa, meledek MinJun yg tengah salah tingkah.

“Ahh kau ini terlalu berlebihan. Yang tadi itu...dia hanya temanku.”

“Teman? Teman spesial maksudmu?”

“Ahh sudahlah, aku ingin pergi keluar. Kau mau menitip sesuatu?”

“Tidak.. Awas kau, hyung. Jangan menggoda seorang wanita lagi.”

“Kalau yg itu,aku tidak bisa berjanji, Jaebeum-ahh..”

“Yakkk....hyungg!!!”

Minjun langsung berlari keluar dari apartemennya, sebelum JB melemparinya dengan kotak yogurt heavenly blush yang baru diminumnya.

Ia jadi tertawa mengingat apa yg dikatakan JB.

Yeoja yeoja itu? Korban cintanya? Sebenarnya dia tidak berniat untuk mempermainkan semua yeoja itu. Namun, yeoja yeoja itulah yg datang dengan sendirinya.

Seperti saat ini, sambil membalas senyum yeoja yeoja yg tersenyum kepadanya di sepanjang jalan, dirinya membalas pesan dari Jia.
Minjun membalas pesan sambil tersenyum, dan tetap fokus dengan handphonenya.

Bahkan, saat menyebrang jalan pun, Minjun tetap fokus dengan handphonenya. Sampai sampai ia tak menyadari, ada sebuah motor yg melaju dengan sangat kencang menuju kearahnya. Dan......

BRUKKK!!!!!

* * * * * *

“Bagaimana keadaanmu? Sudah agak baikan?”

Fei kembali menjenguk seorang namja yg ditabraknya semalam, dirumah sakit.

Namja itu mencoba beranjak dari tempat tidurnya. Tersenyum menatap Fei.

“Aku tidak menyangka. Ternyata yg menabrakku adalah seorang yeoja. Dan yg membuatku makin tidak menyangka lagi, ternyata yeoja yg menabrakku adalah kau..” kata namja itu.

Fei mendengus.

“Memangnya aku akan menduga, orang yang kutabrak semalam adalah kau.. Kim Minjun.”

Ucapan Fei membuat Minjun tertawa.

“Kau melaju dengan kecepatan seperti itu, memangnya kau mau kemana? Jangan bilang kalau kau akan pergi ke.....”

“Ya... Aku ingin menuju tempat balapan motor.”

Minjun menggelengkan kepalanya. Sudah diduganya jawaban Fei itu...

“Kau....masih sama saja seperti dulu. Masih sering ikut balapan motor. Tahu kah kau, Fei? Aku tidak suka melihat kau balapan motor.”

Minjun menatap Fei dengan lekat.

“Kau juga masih sama seperti dulu... Masih sering dikelilingi oleh yeoja yeoja cantik. Tahu kah kau? Aku tidak suka melihat kau dikelilingi oleh yeoja yeoja itu..”

Fei membalas kata-kata Minjun. Lagi-lagi ucapan Fei membuat Minjun tertawa.

“Kenapa kau malah tertawa?”

“Tidak... Hanya saja aku masih belum mempercayai ini semua. Kau... Kecelakaan ini... Apakah ini takdir yg sudah digariskan Tuhan untuk kita berdua?”

Fei menyipitkan matanya.

“Maksudmu??”

“Ya...takdir kita berdua. Kau...dan aku. Mungkinkah kita bisa bersama kembali seperti dulu, Fei?”

Fei hanya tertegun.

* * * * * *

Fei mendorong kursi roda yg digunakan Minjun menuju taman rumah sakit.

Akhirnya Minjun dapat menghirup udara segar lagi, setelah dua hari lalu ia hanya berdiam di kamar perawatannya.

Fei duduk di salah satu kursi taman, duduk disebelah Minjun. Ia juga tengah menikmati pemandangan taman.

“Kau belum menjawab pertanyaanku kemarin, Fei...”

Fei menoleh. Minjun sedang menatapnya.

“Hm...pertanyaan? Pertanyaan apa?”

“Mungkinkah kita bisa bersama kembali seperti dulu?”

Fei tertegun. Tidak tahu harus menjawab apa.

“Maafkan aku, Fei. Aku tahu aku salah, telah menyia-nyiakan dirimu. Maaf karna aku sudah menyakiti dirimu. Aku sungguh menyesal...”

“Sudahlah...aku sudah memaafkanmu, bahkan sebelum kau meminta maaf..”

Fei mencoba tersenyum. Walaupun di dalam hatinya masih terasa sakit saat mengingat kejadian itu.

“Kau....apa kau masih mencintaiku?” tanya Minjun tiba-tiba.

Lagi-lagi Fei tertegun. Sebenarnya didalam hatinya, ia masih mencintai Minjun.

Fei malah menatap wajah Minjun lekat. Dan dimata itu, ia dapat menemukan sebuah ketulusan.

Tiba-tiba Fei tersenyum dan mengangguk, membuat Minjun ikut tersenyum dan langsung memeluknya.

“Fei...ayo berpacaran lagi denganku..”

* * * END * * *

 

Tentang Penulis:

Namaku adalah Ismi Chairani. Aku lahir di Jakarta, 4 Maret 1996. Aku adalah seorang Hottest. Twitter: @ismomos

 

POPULAR FANFICTION

BERITA PILIHAN

COPYRIGHT 2024 DREAMERS.ID PUBLISHED BY DREAMERS NETWORK