SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Forum & Community
Dreamers Market
Dreamers TV
Fan Fiction
Hei-Yu
LOUNGE
HOW IT WORKS
HOW TO BE DFF OF THE WEEK
TERMS OF USE
CONTACT US
  • Latest
  • Most Viewed
  • Most Loved
  • A-Z
  • My Fanfiction
  • My Subscriptions
  • My Subscribers
  • Create New Fanfiction
Fan Fiction > Dream Or Reality

Dream Or Reality

Share:
Author : BramLabs
Published : 21 Jul 2014, Updated : 21 Jul 2014
Cast : Park Chorong (Apink), Braham (Peserta #ShinzuiWhiteConcert), etc.
Tags :
Status : Complete
0 Subscribes |1283 Views |2 Loves
Dream or Reality
Synopsis

Synopsis :

"Sepertinya kita memang ditakdirkan untuk menjadi sepasang kekasih ya Ashley !", kataku. "Ya, aku sangat bersyukur atas semuanya David.", sahut Ashley.

"Mari kita membangunkan Park Chorong dan Braham bersama-sama ! ", kata David kepada Ashley.

"Baik !!! ", sahut Ashley.

 

Chapter 1

Terlihat matahari cerah, menyilaukan mataku yang berada diluar rumah, menikmati secangkir teh dengan latar pemandangan perkebunan yang indah. Ya, disinilah aku, bekerja mengolah perkebunan jagung milikku, bersama dengan isteriku Park Chorong yang dulunya kukenal dengan nama Ashley. By the way, sebelumnya, aku adalah David, seorang pemilik perkebunan jagung yang menyuplai jagung untuk toko-toko yang berada di provinsi Gelderland, Belanda. Aku sudah bekerja sebagai pemilik perkebunan jagung sejak tahun 1911, tepat saat aku berumur 11 tahun. Ayahku dan Ibuku adalah orang yang memiliki perkebunan jagung ini. Merekalah yang mendidikku agar menjadi seorang yang kuat dan tangguh dalam menghadapi kehidupan yang berat di masa itu. Mereka mengajarkan ku agar aku dapat menjadi pria yang bijaksana, memiliki karakter, dan tentu saja, rajin beribadah.

 

Tidak ada yang menarik menjelang umurku 23 tahun, aku hanya mengelola perkebunan milik ayahku ini dan terus menyuplai jagung-jagung tersebut untuk toko-toko di kota. Hingga suatu hari, ketika aku hendak pergi ke kota Elburg, aku melihat seorang gadis sedang memetik bunga dipekarangan sebuah toko elektronik ( cieeee... ceritanya jaman dulu udah ada toko elektronik ), ia cantik, dari pancaran matanya aku melihat, bahwa ia adalah seorang yang pemalu, namun memiliki mimpi-mimpi yang luar biasa. Kulihat kulitnya yang indah, pasti dia menggunakan Shinzu’i sebagai sabun mandinya, atau setidaknya Body Scrub lah. Memang benar, “Putih itu SHINZU’I” dalam hatiku. Sempat ragu didalam hatiku untuk menemuinya, tapi, diumurku yang sudah cukup matang untuk berpacaran ini, aku memberanikan diri untuk bertemu dengannya. Jantungku berdegup kencang, melihat Ashley ( ceritanya gue blom tau namanya ). “Hi !.” kataku kepada wanita cantik itu. “ Ehm..... Hi juga !.” kata wanita cantik itu kepadaku. “Ada apa tuan ?.” lanjut tanya-nya. Lalu aku memperkenalkan diri kepadanya. “Namaku David, dan aku melihatmu memetik bunga yang sangat indah itu. Siapakah gerangan sang pemetik bunga yang cantik itu ?”, kataku bertanya kepadanya dengan nada gombal. “Namaku ashley tuan, adakah yang bisa saya bantu ?”, sahutnya. Ya, disitulah awalnya kami berkenalan. Aku mengajaknya untuk pergi dansa malam hari di Balai Kota jika ia memiliki waktu. Tentu saja, dengan bahasa yang sopan dan mata yang bersungguh-sungguh, aku rasa aku telah memikat hatinya ( jaman dulu ceritanya gue ge-er banget orangnya, ahahaha..... ). Kemudian, malam harinya, aku menjemputnya, dan kita berdua benar-benar menikmati malam dansa yang sangat indah itu, yang tidak akan pernah kami lupakan dalam kehidupan kami. Lagu yang indah yang dibawakan oleh para pemusik di kota itu, sungguh luar biasa. Mereka memainkannya dengan penuh antusias, sehingga membuat kita semua berdansa hingga kami lupa akan waktu.

 

Tak terasa sudah 2 jam aku dan ashley menikmati indahnya lantunan lagu dan berdansa dengannya. “Ashley.... aku senang sekali, menghabiskan malam ini bersamamu, kau penari yang luar biasa”, kataku kepadanya. “Terima kasih David, kau juga penari yang baik, dan tentunya, penginjak kakiku yang luar biasa... ahahaha....”, tawanya. “Wahaha.... ampun, aku tidak sengaja melakukannya, karena aku harus mengimbangimu dalam menari !”, seruku. Kemudian, kami berjalan menuju mobil pengangkut jagung yang biasa aku gunakan untuk menyuplai jagung milik ayahku. Dalam perjalanan, kami melihat begitu indah malam dihari itu. Aku melihat dikiri sebuah sungai yang mengalir, sungai tersebut tidak memiliki arus yang deras, airnya tenang dan tanpa aku merasakannya pun, aku dapat mengetahui, bahwa airnya bersih ( jaman dulu air bersih , ga kaya sekarang ! ahahaha.... ), dan terdapat sebuah perahu yang diikat ditepi sungai tersebut. “Ashley, bagaimana kalau kita melakukan hal gila ?”, kataku kepadanya. “Mending jangan deh bro, ntar ditangkep polisi lagi”, katanya. Lalu aku berkata “ wahahah.... kocak juga lo. Enggak, itu ada perahu, naik perahu yuk, kayanya keren deh kalo kita naik perahu tersebut, nyeberang dikit aja, moga-moga ga hanyut ya !”. “Okeee.... siapa takut !”, sahutnya. Hal tersebutlah yang membuatku terpikat dengan Ashley, dia adalah wanita yang luar biasa tangguh, dan berani. Dibalik dirinya yang pemalu pada awalnya, namun ia memiliki jiwa seorang kesatria, kesatria baja hitam ( eaaaa... jayus ).

 

Lalu tanpa buang-buang waktu, aku naik diperahu tersebut, dan kuraih tangannya untuk membantunya naik perahu. Kugayuh perahu tersebut hingga berjalan pelan, sambil melihat begitu indahnya malam dihari itu. “Gila, keren banget ya malam hari ini, banyak nyamuknya !”, kataku dengan tertawa. “ahahaha... iya nih, blom mandi sih kamu, jadi digigitin nyamuk !”, katanya sambil mengejekku. “Enak aja, gue tadi udah mandi, udah pake body scrub atau body cleanser malahan.”, sahutku. “ahahha... kaya cewe aja, pake body scrub atau body cleanser !”, ejeknya kepadaku. “Ya, namanya juga cowo, minimal perawatan dikit lah....”, timpalku. Kami berdua saling tertawa terbahak-bahak dimalam itu. Itu merupakan malam yang sangat indah untukku, dan sekaligus malam untuk pertama kalinya aku mengenal seorang gadis yang luar biasa. Beberapa hari kemudian, aku membuatnya menjadi pacarku, kita menghabiskan waktu bersama-sama, bermain, tertawa, melakukan hal gila, dan tentunya, berdansa di Balai kota jika ada. 

 

Kamipun melewati waktu-waktu kami, hingga kami menikah dan memiliki 2 orang anak yang lucu-lucu, yang kami berikan nama Daniel dan Jack. Ya, anak kami 2 orang laki-laki yang hebat, mreka adalah juara kelas di sekolahnya pada waktu itu. Tak terasa, kamipun sudah berumur 90 tahun ( lupa ngasih tau, kalo Ashley juga umurnya sama kaya gue, ahahaha... ). Kami hanya terdiam di kursi goyang kami, sambil melihat perkebunan jagung kami yang sudah luar biasa maju, dan memiliki lebih dari 80 pekerja. Lalu aku menggenggam tangannya dan berkata, “Aku sungguh-sungguh mencintaimu Ashley, terima kasih karena sudah menemaniku hingga usiaku yang tua ini. Aku takkan melupakan dirimu dan betapa indahnya hubungan yang telah kita lalui. Jika aku dapat terlahir kembali, aku akan memohon kepada Tuhan dan aku akan berharap, aku dapat kembali menemukanmu. Sebab engkau adalah cinta sejatiku.”, kataku dengan nada serak. “Aku juga mencintaimu David, sudah begitu banyak hal-hal luar biasa yang telah kita lalui. Aku juga takkan pernah melupakan dirimu, karena dirimulah yang membuatku berarti didunia ini.”, sahutnya. Dan tak lama kemudian, kami berdua tersenyum dan tertidur.

 

Chapter 2

“Jar..... bangun jar..... !”, kataku sambil membangunkan Fajar. “Anterin gue pulang dong, gue mau balik nih, udah pagi tjoy !”, kataku dengan nada lembut. “Kampret, homo banget lo, jgn deket-deket ngomongnye !”, sahutnya. “ahaha... gue pgn balik nih, sorry bgt nih ganggu tidur lo bro !”, kataku dengan nada memelas.

 

Ya, beginilah diriku, aku merupakan seorang mahasiswa disalah satu universitas swasta tingkat akhir yang berada di Bandung jurusan Elektro. Aku terlahir dari keluarga sederhana yang luar biasa, luar biasa parahnya ( ahahaha... bercanda ). Ayahku adalah seorang mantan insinyur mesin ( udah tua bapak gue, pensiun gitu ), dan ibuku dulunya bekerja, tapi sejak memiliki anak 4 ( gue anak terakhir ), ia berhenti dari pekerjaannya. Oh iya, by the way, gue lahir tanggal 3 Maret 1991. Bintang gue pisces. Kalo kata orang, pisces itu biasanya ganteng-ganteng ato cantik-cantik, dan tentunya, baik sekaleeehhhh.... ahahahaha.... ( ya kaleee ). Ya, kehidupan gue merupakan kehidupan mahasiswa biasa, apalagi ditingkat yang sudah akhir ini, udah tinggal sidang skripsi malahan. Waktuku kuhabiskan dengan menonton TV, bermain game komputer, jalan-jalan, dan lain-lain. Oh iya, dan tak kalah kerennya, kita berdua ( sama Fajar, jangan lupa ! ), merupakan fans berat girl band A-PINK ! Aku sangat ngefans dengan Park Chorong yang merupakan leader dari girl band tersebut, sedangkan Fajar ngefans banget sama Eunji. Dan parahnya, sangking dia ngefans sama Eunji, udah hampir 3 kali dia memimpikan Eunji. Eunji....eunji... kasian banget lo dimimpiin sama Fajar ( Canda jar... jangan marah ye ! ).

Pertama kalinya gue mengenal girlband A-PINK itu dari MV nya yang No No No, disitu gue ngeliat, Park Chorong-nya cantik parah ! Hampir aja iler sama upil gue keluar pas nonton MV-nya. Untungnnya sempet gue tarik ilernya di mulut ( jorok banget gue yak... ! ahahaha ). Setelah gue selidikin, ternyata, ga tau ini faktor luck atau gimana, ternyata Park Chorong ini, tanggal lahirnya sama persis kaya gue, sampe tahun-tahunnya malah ( 3 Maret 1991 ). Wah, gile, keren bgt lah pokoknya, jangan-jangan gue sama dia jodoh lagi ( ngarep banget ya gue ! T_T ). Makin kesini, makin sering gue buka yutup buat download video-video tentang Park Chorong dan member lainnya. Terus, gue juga udah punya smua albumnya A-PINK juga dari pertama kali A-PINK debut.

 

Setiap harinya, gue selalu mikirin, kapan ya Apink konser di Indonesia, kapan yaaa... dalam hati gue. Girlband tetangga aja udah konser di Indonesia ( SN*D ), masa Apink belom sih T__T. Hingga suatu hari, pas gue lagi mau ke rumah Fajar lagi ( bro, rumah lo emang second home gue banget lah ! ahahaha.... ), Fajar message gue lewat Blackbe**y Messenger bilang : “Tjoy, Apink mau konser di Indonesia 8 Agustus tjoy ! “. “Wah, yang bener lo tjoy ? ah, bercanda lo kayanya !”, sembari menampar pipi gue. “Iya, udah gue kirim linknya ke facebook lo !”, kata Fajar. “Oke, ntar gue buka dirumah lo, by the way, napa dikirim ke facebook, ntar juga gue kerumah lo ngeliat, ahahaha...”, kata gue sambil tertawa.

 

Dalam perjalanan, gue mikirin banget tuh, bener ga ya kata si Fajar, awas aja kalo boong, gue keplak ntar doi kalo boong. Ahahaha....

 

Kemudian setelah sampai disana, dan membuktikannya dengan mata kepala gue, ternyata beneran. Shinzui menggelar #ShinzuiWhiteConcert yang diadakan di Istora Senayan tanggal 8 Agustus 2014. Gue kaget setengah mati ( lebay deh..... ! ). Gue langsung bilang, “Jar, bli VVIP lah kita, mana tau bisa foto bareng Apink “. “Gile, 1.5 juta tjoy, kantong mahasiswa berat ini ! “, katanya sambil tertawa. “Iya juga sih, gue ga ada duit juga sih, ya udah, kita nonton yang festival depan aja ya, biar makin kliatan tuh Apink-nya “, kata gue. “Ntar gue pikir-pikir ya, tapi kayanya sih jadi nonton ! “, kata Fajar.

 

Wah, ga sabar gue pgn nonton Apink banget, ga sabar gue pgn ngeliat my twin sister gue ( cie ileh.... mentang-mentang tanggal lahirnya sama persis ).

 

Kemudian setelah gue mencek detail tentang konser Apink itu, gue liat ada kontes yang kalo menang, gue bisa meet and greet sama Apink ! What the *piip* ( kata gue dalam hati ). “Jar, kita harus ngikut nih jar. Ikut yang ini aja, fan fiction, kayanya gampang ! “, kata gue. “Wah, bener tuh, harus ngikut yang lypsinc juga jangan lupa, lumayan nambah chance buat menang.”, Fajar meyakinkan gue.

 

Ya, didalam pembuatan fan fiction untuk meet and greet Apink ini, kita harus membuat cerpen minimal 1500 kata dengan menyertakan keyword-keyword seperti Putih itu SHINZU’I, Body Lotion, dan Body Cleanser. “Wah, gampang ini mah mudah.”, kata gue meyakinkan diri gue. Oke, kemudian gue ngebuat fan fictionnya bercerita tentang bagaimana gue menyukai Park Chorong dan member lainnya seperti Eunji, Hayoung, Naeun, Bomi, dan Namjoo.

 

Ga lama gue buat, ehm... skitar 3 jam, lumayan, cuma semalem, trus gue ngantuk, gue tidur. Didalam mimpi gue, gue bermimpi gue pergi ke Eropa sana, dan gue ga tau tempatnya apa itu, pokoknya gue ga pernah kesana lah seinget gue, terus ada cewe cantik manggil gue, dia ngajak dansa gitu, trus gue kan kebingungan, gue kayanya ga pernah liat ini cewe, trus gue tanya namanya, doi bilang namanya Ashley. Yang jelas, di mimpi gue, si Ashley ini, mirip banget sama Park Chorong, ga tau kenapa, apa karena gue nge-fans berat sama Park Chorong, jadi mimpiin orang yang beda nama tapi mukanya sama. Disitu gue dansa sama Ashley ( Mukanya, muka Park Chorong ye, jangan lupa jek ! ahahaha... ), terus ada grup musiknya, musik jadul lah pokoknya, gue aja bingung mau goyang gaya apa, sangking ini party-nya macem party jaman nenek gue gini. Tapi ga tau kenapa, gue ngerasa ada chemistry-nya sama si Ashley ini, doi jago banget goyangnya, trus ketawa-ketawa gitu ngeliat gue kebingungan. Trus abis party dansa ntu ( pesta kelesss...., bukan partehhhh ), doi ngajak gue ke sungai gitu, naik kapal. Gue langsung aja kaget, terus bilang “Ashley, ini aman kagak ? Ntar ditangkep polisi kagak ? Ntar kalo nyemplung gimana ?”. Terus doi bilang, “Aman kok, masa kamu lupa sih, kan kita udah pernah kesini ! Ini hari pertama kita ketemu loh ! “. Gue bingung mau bilang apa, ini orang sok kenal banget lah, jangan-jangan tukang culik lagi doi ( dalam hati gue ). Terus gue naik perahu, doi yang nge-gayuh, dalam hati gue ( kuat bener ini cewe... ahahaaha... ). Kemudian gue liatin dia, senyumnya indah, matanya juga indah, gue seneng ngeliat ini cewe senyum apalagi ketawa. Kalo ketawa nadanya aneh, kaya jangkrik mau mati keinjek, hahaha..... Terus pas setelah selesai nyeberang, doi megang tangan gue, bilang “Makasih ya david, kamu udah nemenin aku malam ini, aku seneng banget bisa menikmati malam ini berdua sama kamu lagi”. Terus gue bilang, “Eh... iya, tapi nama gue bukan david jek, nama gue braham”. Dan tak lama kemudian gue kebangun. Pas paginya gue kebangun ( ceritanya bangun pagi nih, cieeee... tumben bangun pagi ), gue bingung sama mimpi gue, aneh juga mimpi gue. Pertanda apa ya ini mimpi gue, ktemu cewe yang mirip banget sama artis kesukaan gue, tapi namanya beda, terus doi manggil gue juga manggil nama yang bukan nama gue. Yah, seperti biasa, gue cuek aja, anggep aja cuma mimpi. Dan gue kembali kedunia nyata, ga sabar buat nunggu konser Apink 8 Agustus nanti, semoga bisa menang fan fictionnya dan bisa ketemu sama Apink <3.

THE END.

Komentar
Nama
Gender
Email
Comment

astria_dhima
Jumat, 25/07/2014 09:53
0
Hai! Aku telah memberi love pada fic ini, please love back ya http://www.dreamersradio.com/fan-fiction/758/my-sister aku juga ikut event Shinzui jadi mohon saling membantu. Makasih :D
BramLabs
Jumat, 25/07/2014 10:01
0
already ^^, thanks !
COPYRIGHT 2016 DREAMERS.ID PUBLISHED BY DREAMERS NETWORK