home_icon
SIGN IN
SIGN UP
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
LOUNGE
HOW IT WORKS
HOW TO BE DFF OF THE WEEK
TERMS OF USE
CONTACT US
  • Latest
  • Most Viewed
  • Most Loved
  • A-Z
  • My Fanfiction
  • My Subscriptions
  • My Subscribers
  • Create New Fanfiction
Fan Fiction > 2 Rings Of The One True Love - Part. 2

2 Rings Of The One True Love - Part. 2

Share:
Author : SJFF_INA
Published : 28 Aug 2013, Updated : 28 Aug 2013
Cast : Kyu Hyun, Lee Hiu Hwi, Shim Changmin
Tags :
Status : Ongoing
1 Subscribes |3180 Views |0 Loves
2 Rings of the One true love - Part. 2
CHAPTER 1 : Part 2

"Shitt.. Ada apa dengan ku? Kenapa aku gugup? Yeoja ini adalah istriku, jadi tentu saja aku boleh menyentuhnya" Gumam batin Kyu tak karuan. Ia pun memberanikan diri kembali mendekatkan wajahnya pada Hiu hwi, semakin dekat membuat Hiu hwi menutup mata nya seketika

"CUP" Kedua bibir mungil mereka melekat SEMPURNA!!! Awal nya Kyu berniat ingin menghentikan aktivitas bibir nya itu namun apa boleh di kata hasrat nya sekarang benar-benar tlah menyebar luas membuat tangan nya yang semenit lalu tak berkutik kini dengan perlahan hendak berniat membuka piyama tidur yeoja itu.

"Oppa.." Sergah Hiu hwi cepat

"Wae?? Kau ingin aku berhenti sampai disini heh? Pabbo... Sudah terlambat!!!" Ucap Kyu tersenyum  licik....

 

 

_2 Rings of the One true love Part. 2_

 

Mentari pagi beranjak tersenyum cerah pada dunia, menawarkan madu-madu keindahan jagat raya alam semesta. Jauh di belahan bumi sana terlihat seorang namja tengah menggeliat pelan dari atas tempat tidur empuk nya, mencoba untuk mengumpulkan kembali nyawa nya masuk kedalam raga. Terasa berat, namja itu serasa tubuh nya tengah memeluk sesuatu.

"Eh...." Gumam nya sedikit terkejut mendapati sesosok yeoja masih tertidur pulas dalam dekapan nya. Namja yang bernama Cho Kyuhyun itu memancarkan seulas senyum tatkala mengingat kejadian yang ia lalui bersama yeoja ini semalam. Entah mengapa ia begitu bahagia

"Changmin benar jika yeoja ini memang sangat cantik bahkan dalam keadaan terlelap seperti ini Dan ternyata ia benar-benar sangat memuaskan ku melebihi sosok Chae rin sekalipun. Aih... Ada apa dengan ku??" Gumam batin Kyu tak karuan sembari mempererat pelukan nya, hingga seketika yeoja yang berada di pelukan nya itu pun menggeliat pelan membuat Kyu panik dan kembali berpura-pura masih tertidur.

"Hoaammm..." Terlihat yeoja yang bernama Cho Hiu hwi itu mendesah sembari perlahan mencoba membuka kedua mata nya pelan hingga--

"Kyaaaaaaaaaaaaaaaaa..." Pekik nya seketika mendapati tubuh nya dan tubuh namja di samping nya itu tak memakai sehelai benang pun. Apalagi tubuh nya kini masih terlilit tangan Kyu yang sangat erat di pinggang nya, untunglah sebuah selimut masih menutup kedua tubuh insan di sebuah kamar persegi empat itu.

"OMO!! Apa yang terjadi?? Aighoo...." Ucap Hiu hwi kalang kabut sembari menatap sebuah jam kecil di samping nya

"Sudah jam 9, aku harus menyiapkan sarapan pagi... Tapi-- Bagaimana aku bisa berdiri?? Bukankah selimut yang menutupi tubuh kami hanya satu??" Lanjut nya panik, Hiu hwi pun seketika mengibas-ngibaskan kedua tangan nya di depan Kyu yang ia yakini masih tertidur itu bermaksud agar Kyu tak melihatnya berdiri tanpa busana. Yupp... Setelah ia yakin jika Kyu masih tertidur pulas , yeoja itu pun berdiri dan dengan cepat memasangkan baju nya yang memang tergelatak tak karuan di lantai. Ia pun dengan cepat berlari keluar tanpa sadar jika Kyu terkekeh menatap tingkah nya sejak tadi.

"Yeoja pabbo... Kau membuat semua saraf-saraf di tubuh ku menegang lagi" Kyu tersenyum kecil dibalik selimut putih nya.

 

@30 Menit kemudian_

 

"Oppa ireona... Sarapan dulu.." Ucap Hiu hwi gugup sembari meletakkan sebuah nampan di atas meja yang berada tak jauh dari tempat tidur Kyu. Perlahan mata indah Kyuhyun pun terbuka, entah mengapa semua nya terdengar hening seketika, gelagat salah tingkah pun terlihat disana. MALU!! Kata itulah yang tersemat pasti di wajah kedua nya

"Hummm... Aku tau itu pertama kali nya untuk mu. Apa masih sakit heh??" Tanya Kyu mencoba mendongak menatap Hiu hwi yang merunduk

"Nnnn...nnnde???? Masih sedikt sakit, tapi tidak apa-apa..."

"Baguslah... nanti juga kau akan terbiasa..."

"DEGGG.." Jantung Hiu hwi seolah terlonjak keluar sekarang

"Apa maksud nya?? Akan terbiasa??? Berarti akan ada yang nanti-nanti nya?? OMO!!"Gumam batin Hiu hwi menegang. Kembali terdengar hening di tempat itu hingga bunyi bel pun terdengar seketika.

"Ak..Aku akan membuka nya" Pamit Hiu hwi sembari berlari menuju pintu dan membuka nya. Terlihat lah seorang yeoja sexi tengah bertengger manis di perkarangan, semenit lalu seorang namja tampan mengantar nya hingga pergi dengan sebuah mobil hitam yang lumayan pekat

"Chae rin Eonni..." Ucap Hiu hwi hampir tak terdengar, ia pun menggeser tubuh nya agar yeoja cantik itu dapat masuk

"Hiu hwi-ah..... Cepat cucikan baju pesta ku ya. Nanti malam aku akan memakai nya" Chae rin tersenyum kilat sejenak, terlihat guratan keletihan di wajah nya

"Ye..." Angguk Hiu hwi sembari melirik beberapa kantong dengan merek-merek baju mahal di hadapan nya. Memang, shooping adalah kegiatan Chae rin yang sangat ia gemari, bahkan menjadi satu-satu tujuan hidup nya sekarang. Belum sempat Chae rin melangkah masuk ke kamar mandi, sebuah teriakan pun telah lebih dulu membuat nya terperanjat

"YA!!!! CHO CHAE RIN!!!!! Darimana saja kau huh???? Siapa namja yang baru saja mengantar mu pulang???" Bentak Kyu seketika, urat kecemburuan nya mulai terlihat

"Ooo..Op--pa... Mianhae.." Isak Chae rin sembari tertunduk kaku. Sepertinya ia benar-benar takut akan bentakan suami nya itu

"Apa itu Lee Hyuk jae heh?? Mantan pacar mu itu!!" Tebak Kyu membuat Chae rin lemas

"YA!!! JAWAB CHO CHAE RIN!!!" Kembali bentakan amarah itu terlontar dari mulut Kyu, tak tanggung-tanggung Kyu pun meraih pot bunga yang memang tak jauh dari nya itu dan melempar nya ke sembarangan tempat membuat Hiu hwi dan Chae rin terkejut bukan main

"Op...Oppa.. bukan begitu.. Aku.. Aku--"

"KAU--"

"Ah... Sudahlah oppa, biarkan Chae rin Eonni istirahat dulu. Eonni nanti akan ku antarkan sarapan ke kamar mu, istirahatlah oh...." Ucap Hiu hwi lembut, Chae rin pun menatapnya sekilas seolah mengucapkan kata 'Terima kasih'. Kemudian beranjak masuk ke kamar nya. Hiu hwi tak menyadari jika sedari tadi mata Kyu merutuk tajam ke arah nya

"Jangan karna kejadian semalam kau mulai berani padaku... Anggap saja itu adalah sebuah kesalahan yang tak pernah ku lakukan..." Bisik Kyu sembari pergi meninggalkan Hiu hwi yang masih terdiam di tempat

"Kesalahan?? Yuppp... Itu hanyalah sebuah kesalahan di mata mu oppa... Sampah sepertiku tak pantas memikirkan bahkan menginginkan sesuatu yang tak mungkin ku raih yaitu HATI MU.." Gumam batin Hiu hwi sembari menitikan setitik air mata nya pelan. Kejadian semalam seolah angin lewat yang di hembuskan dan di keluarkan dengan mudah bagi Kyu, namun tidak bagi Hiu hwi.... Ia tak pernah menyangka jika kata-keta dan perlakuan manja Kyu pada nya semalam hanya sebuah Ilusi.. IRONIS!!"

 

***

 

"Sebesar-besar nya kekasaranmu padaku oppa, pada kenyataan nya kau tetap suami ku. Aku harus tetap memperhatikanmu apapun yang terjadi" Hiu hwi melangkah masuk ke sebuah Bus yang akan mengantar nya ke sebuah perusahaan iklan yang di pimpin oleh suami nya itu. Walau rasa ketakutan terus menghinggapi nya

 

@PT. Dong Bang Coorporations_

 

 

"Huaaa.... Nyonya Cho sudah datang!!! Mana bagian makan siang ku???" Pekik Changmin semuringah tatkala menatap kedatangan Hiu hwi di kantor nya. Memang semenjak itu, Hiu hwi selalu datang untuk mengantarkan makan siang Kyuhyun dan Changmin dan karna itu pula lah Hiu hwi dan Changmin menjadi sangat akrab seperti sekarang

"Ini-- Aish... Shim Changmin, jika aku tidak datang apa kau tidak akan makan siang huh??" Kikik Hiu hwi menatap Changmin yang terlihat tengah kelaparan itu

"Nde??? Hahaha~ Begitulah.. Kau tau aku sudah terbiasa dengan masakan rumah yang kau masak, membuat ku sangat rindu dengan masakan Eomma ku"

"Yah~ Baguslah, tapi masalah nya apa kau tidak pernah berpikir jika persediaan makanan kami jadi berkurang karna aku juga harus menyisakan makanan untuk mu" Canda Hiu hwi

"Ne?? Hahaha~ Kalau begitu kau jadi istri ku saja, biar aku bisa memberimu uang bulanan juga. Bukankah Kyu punya 2 istri, jadi kau juga bisa mempunyai 2 suami" Goda Changmin mengerling nakal membuat semburat merah di wajah Hiu hwi

"YA!!! Changmin-sshi.. Kau ini..."

"Tidak bisakah kau memnggilku Oppa saja heh??"

"Baiklah...baiklah... Walau kau tidak pantas ku panggil oppa.. Tsk..."

"Ish... Kau ini... Ah ya... Hiu hwi-ah.. Sekarang aku terlihat gendut kan??? Kau tau kenapa??"

"Waeyo??

"Soalnya kau sudah mengembangkan cinta yang banyak dihatiku.." Kekeh Changmin membuat Author kejang-kejang(?)

"Oppa... Kau sudah gila.. Hahaha~"

"Dari semua alfabet, ada empat huruf yang aku paling suka. Apa kau tau itu??"

"Aniya.."

"Aku suka K. Aku suka A. Aku suka M. Dan aku suka U. Kalau saja semua kata itu di gabungkan menjadi satu, kau tau akan menjadi apa???"

"Hummm.... Menjadi AKU SUKA KAMU.."

"Hahahahaha..." Tawa Changmin meledak seketika, Hiu hwi terlihat bingung seolah tak sadar akan apa yang membuat namja di hadapan nya itu tertawa

"Humm.. Hiu hwi-ah... Apa Appa mu pengrajin bantal heh???"

"Oppa...!!! Appa ku sudah meninggal..." Hiu hwi tertunduk membuat Changmin serba salah

"Aahh... Tadi aku hanya ingin merayu mu... Ash... Sudahlah.. Lupakan.."

"Ne, Gwanchana... Oh ya, aku lupa. Bukankah aku harus mengantarkan makan siang ini ke tempat Kyu oppa. Heish... Changmin oppa aku permisi dulu ya"

"Ye??? Hiu hwi-ah... Changkaman!!" Cegah Changmin cepat

"Waeyo??"

"Ani.. Itu.. Itu-- Tapi Kyu sedang... Dia.. Dia sedang rapat" Entah mengapa Changmin terlihat gugup sekarang

"Rapat??? Bukankah ini masih jam makan siang??? Aish.. Kyu oppa slalu saja sibuk bekerja sampai ia lupa makan seperti ini. Ah~ Biar kuletakan dimejanya saja" Hiu hwi tersenyum kecil sembari hendak melangkah pergi

"Eeeeh.... Hiu hwi-ah jangan!!! Aish.. Kyuhyun itu sedang tidak bisa diganggu sekarang"

"Memang nya kenapa??? Aku kan hanya ingin mengantarkan ini"

"Kalau begitu biar aku saja"

"Shirreo!!! Biar aku saja oppa..." Tanpa memperdulikan sahutan Changmin lagi, Hiu hwi pun bergegas melangkah ke tempat ruangan kerja Kyuhyun yang berada tak jauh dari tempat nya sekarang

"Hiu hwi-ah... Jangan!! Biar aku saja. Jeball" Changmin terus berusaha untuk mencegah yeoja itu namun sayang seperti nya Hiu hwi benar-benar tak mendengarkan nya hingga seketika--

"KLEKKKKK...." Suara pintu bercorak coklat itu pun terbuka sedikit demi sedikit. Mata Hiu hwi menatap lurus ke arah pemandangan dalam ruangan itu. Pemandangan seorang namja dan yeoja yang tengah berciuman mesra, kedua insan yang tengah di mabuk nafsu itu tak sadar jika ada beberapa mata yang memperhatikan mereka. Sang yeoja tengah duduk di atas meja kerja namja itu sembari merunduk untuk mengamit bibir sang pria seolah-olah dunia ini hanya lah milik mereka berdua.

Jantung Hiu hwi berdegup kencang berdetak, nafas nya mulai terdengar tak terkontrol seolah-olah saraf dan urat-urat nadi di tubuh nya kini tak berfungsi lagi hingga darah di tubuh nya pun seakan ikut berkontasiminasi didalam tubuh. SAKIT!! Kata itu seolah menjadi goresan yang perlahan menyayat hati kecil nya apalagi setelah ia tahu jika yeoja yang tengah di ciumi oleh suami nya itu bukanlah 'Chae rin' melainkan yeoja yang sama sekali tak ia kenal.

"PRANGGGGGG...!!!!!" Rantang makanan yang tadi nya berada di tangan Hiu hwi pun kini jatuh membuat bunyi yang benar-benar memilukan telinga. Sentak saja membuat Kyu menghentikan aktivitas nya segera dan menatap terkejut ke arah Hiu hwi yang kini mematung di dekat pintu ruangan kerja nya.

"YA!!! APA KAU BENAR-BENAR TAK PERNAH DIAJARKAN SOPAN SANTUN HUH???" Bentak Kyu geram

"Apa tangan mu itu tidak bisa mengetuk terlebih dulu??? Mengganggu saja!!!" Lanjut nya dengan dengusan kekesalan yang amat sangat

"Mi...Mi...Mianhae.. Ak-- Aku hanya ingin mengantarkan makan siang mu oppa" Sahut Hiu hwi gelagapan. Ia tertunduk agar Kyu tak melihat air mata yang terus mengalir di pelupuk mata nya. Kyu tak sadar jika ini benar-benar menyakitkan untuk Hiu hwi

"Sudah kubilang aku tidak perlu itu!!! Kenapa kau ini keras kepala sekali heh??? Cepatlah bereskan makanan itu dan pergi dari sini. Kau benar-benar memuakan... Cih~"

"YA!! Kyuhyun-ah... Ucapan mu kasar sekali. Apa kau tau tujuan dia membawa makanan ini setiap hari pada mu huh?? Dia hanya ingin tau jika kau makan di sela kesibukanmu. Dia tak ingin kau sakit, kenapa kau tak pernah menghargai itu??" Timpal Changmin dengan nada yang terdengar seperti hentakan itu. Ia benar-benar tak tahan lagi dengan sikap dan perangai Kyu pada Hiu hwi

"YA!!! Jangan ikut campur urusan rumah tangga ku Shim Changmin!!! Ucapan mu memang benar jika aku tidak pernah mencintai nya. Apa kau senang??? Bukan kah kau pernah mengatakan pada ku jika kau menyukai Hiu hwi?? Tapi jika kau memang tak punya harga diri pungut saja dia dari ku" Kyu tersenyum sinis ke arah Changmin seolah ada dendam kesumat yang mampir di wajah setan nya

"#BUKKK..." Sebuah pukulan pun melayang ke wajah Kyu yang sekarang tengah tersungkur di lantai. Terlihat goresan darah di sudut bibir nya

"Kau sudah kelewatan CHO KYUHYUN!!!!!" Bentak Changmin

"#BUKKKK..." Kembali terdengar hentaman pukulan itu yang benar saja membuat ruangan ini tlah ramai oleh beberapa orang yang tengah mengintip

"Cah.... Brengsek!!! Apa kau mau ku pecat Shim Changmin??" Pekik Kyu sembari berdiri dan tersenyum kecut ke arah Changmin

"Sebelum kau lakukan itu, aku secara suka rela akan keluar dari perusahaan ini. Kau tau Cho Kyuhyun-sshi, aku sudah muak melihat tingkah mu yg sombong dan bodoh itu" Balas Changmin tak kalah sinis nya. Di tatap nya Kyuhyun yang kini juga tengah menatap nya itu. Terdengar hening seketika seolah waktu berhenti di tempat

"Kajja Hiu hwi-ah... Kita pergi dari sini...." Tarik Changmin yang tiba-tiba menggenggam tangan Hiu hwi dan hendak pergi dari tempat itu

"Changkaman oppa...." Seketika Hiu hwi melepaskan genggaman Changmin dari nya dan kembali berjalan mendekat ke arah Kyuhyun. Yeoja itu terlalu memaksakan diri untuk mendongak menatap tajam ke arah Kyu sekarang

"#PLAKKKKK" Kali ini sebuah tamparan lah yang melayang ke wajah Kyu sekarang. Mengenaskan!!! Ckckckckck~

"Kyuhyun oppa... Aku tidak tau kenapa jantung ku berdetak cepat ketika aku melihat mu. Mungkin karna aku sudah mencintai mu sekarang, mianhae untuk itu. Aku berjanji padamu untuk melupakan mu mulai sekarang, aku sadar jika sampai kapan pun aku hanya sampah dihatimu dan tak akan pernah berubah. Dari awal kau memang tak suka menikah dengan ku tapi entah mengapa aku menerima hal bodoh itu" Hiu hwi berhenti sejenak, terlihat ia menghembuskan nafas nya yang dalam

"Oppa kita akhiri ini.... Siapkan perceraian kita...." Lanjut Hiu hwi, namun kali ini tampak berbeda. Suara nya terdengar lantang dan kuat membuat Kyuhyun sontak terkejut bukan main

"Cerai kata nya?? Apa aku tidak salah dengar??" Gumam batin Kyu tak karuan

"Aku tidak akan mengantarkan makan siang mu lagi mulai dari sekarang. Mianhae.. Karna selalu membuat mu kesal. Selamat tinggal.." Hiu hwi beranjak dari tempat ia berdiri sekarang sembari menggenggam tangan Changmin pergi dari tempat itu. Changmin hampir saja tersedak menerima perlakuan yang tiba-tiba dari yeoja itu. Sedangkan Kyu... Dia sedari tadi mengepalkan tangan nya penuh emosi, ia sendiri tak mengerti mengapa ia merasa kesal tatkala Hiu hwi mengucapkan kata cerai pada nya apalagi keakraban yang ditunjukan Changmin dan yeoja itu benar-benar membuat Kyu nyaris gila di buat nya.

 

@Apartment Changmin_

 

 

"Gwanchana???" Tanya Changmin kuatir sembari menyodorkan segelas air pada Hiu hwi

"Nde... Mianhae Changmin oppa.. Karna aku-- Kau jadi pengangguran sekarang. Harus nya tadi kau tidak usah membela ku...."

"Jangan dipikirkan, wajah tampan seperti ku pasti akan mudah mencari pekerjaan baru"

 

"Ne?? Hahaha.. Yah~ Aku tau itu" Tawa Hiu hwi terdengar tipis. Changmin tau jika hati yeoja itu tengah di selimuti awan kelabu yang membuat wajah nya muram walau ia sedang tertawa sekalipun

"Ye, Tertawalah seperti itu terus Hiu hwi-ah... Walau itu untuk menutupi kesedihan mu yang sebenarnya"

"Ne???? Kau ingin semua orang menganggap ku gila heh?" Sahut Hiu hwi kecut

 

"Humm... Changmin oppa kau pasti tau jika Kyuhyun oppa sering main perempuan seperti itu tapi kau malah berusaha menutupi nya dari ku. Waeyo?? Apa karna Kyu oppa sahabat mu??" Tanya Hiu hwi seketika di tengah hening nya ruangan ini

 

"Aniya.... Aku hanya tidak ingin kau terluka jika kau mengetahui nya. Kyuhyun itu memang sahabat ku tapi memang sikap nya sering keterlaluan. Tapi aku yakin dia namja yg baik Hiu hwi..."

"Aku tau.. Dia hanya tidak menyukai ku" Hiu hwi mengernyit sakit mendengar kata-kata nya sendiri

"Uhft..... Sudahlah jangan di pikirkan lagi. Kau istirahatlah dulu disini. Kau tau aku sempat berpikir sesuatu" Hiu hwi tak menjawab apapun sedangkan Changmin hanya tersenyum geli mendapati pikiran nya sendiri

"Seandainya aku bertemu dengan mu lebih dulu... Humm... Hiu hwi-ah... Mungkin ini waktu nya tak tepat untuk ku mengatakan ini, tapi aku benar-benar sudah tak tahan lagi dengan perasaan yang terus membucah di hati ku ini. Entah mengapa aku senang saat tadi kau mengatakan jika kau  ingin bercerai dari Kyu" Changmin menghembuskan nafas nya dalam sejenak. Terlihat kegugupan yang terus menyinari wajah saat ini. GUGUP!! Ia terlihat sangat gugup sekarang

"Aku-- Humm.... Aku.. Aku mencintai mu Hiu hwi-ah.. Jangan memotong pembicaraan ku dulu. Aku tidak perlu jawaban mu, aku hanya ingin merasakan beban yang berada dihatiku ini terangkat" Changmin tertunduk kaku setelah itu, tangan nya saling menggenggam gemetaran.

"Kenapa menyatakan cinta semenderita ini" Umpat nya kesal. Tak ada jawaban yang keluar dari mulut Hiu hwi sekarang membuat Changmin salah tingkah

"Mianhae... Ku mohon jangan marah padaku.." Kembali Changmin bersuara namun lagi-lagi Hiu hwi tak merespon nya membuat Changmin sontak mendongak menatap nya. Kini terlihat lah Hiu hwi tengah tertidur pulas sembari memopang dagu nya di pinggiran sofa. Wajah yeoja itu terlihat begitu lelah dan cantik

"Pabbo!!!!! Heish... Kenapa kau tidur disaat aku sudah selesai mengungkapkan semua perasaan ku huh?? Kau tidak tau itu bgitu sulit untuk ku Hiu hwi-ah..." Gerutu Changmin tersenyum kecil sembari mengusap rambut Hiu hwi pelan. Namja itu berinisiatif menyelimuti tubuh Hiu hwi perlahan

"Saranghae Hiu hwi-ah.. #CUPP...." Kecup Changmin tepat di pucuk kepala yeoja itu, hingga seketika bunyi deringan telpon nya pun mendadak berdering keras

"Yeoboseyo..." Jawab Changmin malas tatkala membaca nama sang penelpon

"Dimana Hiu hwi sekarang? Cepat bawa dia pulang!!!" Pekik Kyu membuat Changmin menjauhkan gagang telpon nya cepat

"Aku akan mengantarnya pulang jika nanti ia sudah bangun, dia terlihat lelah aku tidak tega membangunkanya"

"Dimana kalian??? DIMANA??? Biar aku menjemput nya"

"Tidak usah, bukan kah kau tidak peduli padanya heh?? Lagi pula kalian akan berceraikan? Kau enak sekali Kyu walau tak ada Hiu hwi di rumah, masih ada Chae rin yang menemani mu tidur. Kau tidak ingin berbagi dengan ku??"

masih ada Chae rin yg menemanimu tidur"

"YA!!!! SHIM CHANGMIN!!!!!!!!!!!!"

"TIDAK USAH BERTERIAK WOY!!!!" Pekik Changmin dengan tone tertinggi yang ia miliki bahkan mengalahkan lengkingan nya di lagu 'Rising sun'. Kyu merasakan gendang telinga nya sobek seketika

"Dia ada apartment ku. Tutt..tutt.." Sambungan telpon ke2 sahabat itu pun terputus. Kyu kembali mengelus telinga nya. Berdengung!!! Itulah yang ia rasakan, hingga tanpa peduli apapun Kyu pun langsung mengambil jaket hitam dan kunci mobil milik nya

"Oppa waeyo?? Kau mau kemana????"  Tanya Chae rin manja

"Bukan urusanmu..."

"Tentu itu urusan ku. Aku ini istrimu oppa... Apa kau masih marah padaku heh??? Oppa mianhae..." Bujuk Chae rin sembari mengalungkan tangan nya dileher Kyu

"Minggir, aku mau pergi...."

"Oppa bagaimana jika kita bermesraan saja" Chae rin memulai senjata nya. Tangan kanan nya mulai membuka kancing kemeja Kyu satu per satu

"YA!!!! Apa yg kau lakukan??? Minggir...." Bentak Kyu sembari mendorong tubuh Chae rin menjauh dari nya. Dengan langkah cepat ia pun pergi ke apartment Changmin. Entah mengapa ia begitu terlihat emosi sekarang hingga rayuan maut Chae rin pun kini seakan tak menarik lagi baginya.

 

Di satu sisi terlihat Changmin sedari tadi memperhatikan lekuk wajah yeoja di hadapan nya itu. CANTIK!! SANGAT CANTIK!! Itulah yang terus batin nya ucapkan sedari tadi. Seolah-olah wajah yeoja itu mengalihkan dunia sekitar nya hingga seketika sebuah suara dari arah pintu pun membuat nya tersentak cepat

"TOKKK...TOKKK...TOKKK.... HIU HWI-AH... TOKK...TOKKK" Gedor Kyu keras... Semakin keras membuat pintu itu menggerutuk kesal. Kyu seolah tak sabar masuk ke dalam ruangan yang memang tak asing lagi bagi nya itu. Pintu pun terbuka, terlihat Changmin tengah berdiri dengan raut muka yang sangat kesal

"Apa kau tidak bisa mengetuk pintu ini dengan sedikit pelan heh??? Kau tau.. Apartment ini belum lunas, kau mau menghancurkan nya??? Mana lagi sekarang aku ini PENGANGGURAN!!!!" Dengus Changmin merajuk, ia hampir menangis tatkala menatap pintu nya yang terlihat penyok

"Hiu hwi-ah...." Tanpa peduli tangisan Changmin, Kyu pun dengan segera masuk tanpa permisi dan langsung mencari sosok istri nya itu. Terlihatlah Hiu hwi tengah tergeletak pulas di sofa

"Huhh.... Dia cantik sekali ya?? Bahkan ketika tidur. Aku tidak yakin kau tidak mencintai nya Kyu... Dan aku juga yakin sekali jika kau mana tahan tidak menyentuh nya.. Apa kalian sudah tidur bersama heh??" Ucapan Changmin sontak membuat wajah Kyu berubah merah. Belum sempat Kyu hendak membentak namja jangkung itu, perlahan mata Hiu hwi pun terbuka pasti. Di lirik nya Kyu dan Changmin secara bergantian yang memang tengah berdiri menghadap nya

"Ayo kita pulang..." Tanpa banyak bicara Kyu pun langsung menarik tangan Hiu hwi pergi

"YA!!! Lepaskan!!!" Pekik Hiu hwi tiba tiba membuat Kyu terkejut dan menghentikan langkah nya seketika.

 

-TBC-

POPULAR FANFICTION
COPYRIGHT 2020 DREAMERS.ID PUBLISHED BY DREAMERS NETWORK