home_icon
SIGN IN
SIGN UP
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

  • Latest
  • Most Viewed
  • Most Loved
  • A-Z
  • My Fanfiction
  • My Subscriptions
  • My Subscribers
  • Create New Fanfiction
Fan Fiction > KOK BISA BERTEMU? LAGI?

KOK BISA BERTEMU? LAGI?

Share:
Author : arsyaden
Published : 23 Jul 2017, Updated : 23 Jul 2017
Cast : Aiko, TaeHyung, Okta, Ninis, Raira, Aulia, Ali, Arif, Shin
Tags :
Status : Complete
9 Subscribes |1780 Views |9 Loves
KOK BISA BERTEMU? LAGI?
CHAPTER 1 : KOK BISA BERTEMU? LAGI?

*Tema: ‘Friendship Life' (Cerita Seputar Lika-Liku Persahabatan)

KOK BISA BERTEMU? LAGI?

Sudah Lama Aku Tak Kesini Lagi Sekitar 4,5 Tahun, Namaku Aiko, Aku Melihat Tempat Ini Masih Tidak Berubah, Yang Berbeda Hanyalah Tidak Ada Teman Seperjuanganku Disini, Kemana Mereka?

Aku Kembali Ke Tempat Ini Karena Aku Merindukan Sahabatku Yang Bernama Aulia, Raira, Ninis, Yoni, Umi Dan Okta. Aku Sengaja Tak Memberitahu Mereka Kalau Aku Kembali Menginjakkan Kakiku Di Tempat Ini, Tempat Kita Bercanda. Aku Duduk Ditaman Sendiri Sambil Mengingat Awal Aku Bertemu Dengan Sahabatku Itu.

 -Flashback-

Saat Aku Baru Pindah Rumah Ke Telaga Kahuripan, Griya Ganesha. Aku Bermain Dengan Peliharaan Kelinciku Yang Bernama Popoy, Popoy Kabur Dan Aku Mengejarnya Sampai Depan Pintu Gerbangku, Tak Lama Kemudian Ada Seorang Anak Cewek Mendekatiku, Dia Hanya Mengoceh Sendiri Tentang Kelinciku Tapi Aku Hanya Menanyakan Namanya Dan Tinggal Dimana? Namanya Aulia Masih Sd Dia Tetanggaku. Saat Itulah Dia Adalah Teman Pertamaku Dan Satu-Satunya Teman Dekatku, Aulia Mengajakku Kerumahnya, Dia Memperkenalkanku Pada  Semua Ayam Dan Kucing Peliharaannya, Dan Dia Menanyakanku “Aiko, Kamu Tahu Snsd Ama Sj?” Aku Jawab Aku Tahu Tapi Tak Menyukainya Mungkin Belum, Aulia Menceritakan Tentang Idolanya Tapi Aku Bosan Karena Kala Itu Aku Fans Justin Bieber.

-Back To Now-

Kalau Jaman Sekarang Aku Kpopers, Fandomku Elf, Army. Berkat Aulia Ku Tahu Dan Menyukai Dunia Kpopers, Aku Pergi Jalan Kearah Sekolah Marsudirini Dan Aku Kembali Ingat Tentangnya.

-Flashback-

“Aiko, Kita Main Sepeda Yuk. Sekalian Hujan-Hujanan.” Kita Berkeliling Komplek Akhirnya Kita Keluar Komplek Dan Memasuki Sekolah Elite Marsudirini Karena Sekolah Itu Jalan Masuknya Sangat Tinggi Kita Pikir Itu Cocok Untuk Turunan Yang Tajam, Padahal Didepan Sekolah Itu Langsung Jalan Besar. Sepeda Ku Tanpa Rem, Aku Dan Aulia Langsung Meluncur Kebawah Tanpa Mempedulikan Ada Kendaraan, Kupikir Kosong Ternyata Aku Nyaris Celaka,  Seru! Kita Hanya Tertawa, Lalu Kita Memutuskan Untuk Kembali Kerumah Tapi Diperjalanan Pulang Kita Nekat Lewat Yang Banyak Anjing, Karena Jalanan Itu Mulus Dan Turunan, Ampeknya Seekor Anjing Besar Yang Kata Orang Paling Ganas, Menggongong Dan Mengejar Kami, Aku Ngebut Dan Seenaknya Saja Belok Tanpa Memikirkan Ada Orang Atau Tidak, Akhirnya Aku Sampai Dirumah Aulia Tapi Aulia Tak Ada Dibelakangku  Aku Menunggu Tak Lama Dia Datang, Dia Cerita “Aiko, Gila Itu Anjiing Nabsu Banget Ngejar Gue, Gue Jadi Gak Jelas Tadi Kemana, Tapi Untungnya Gue Lebih Cepat Darinya, Udah Gitu Ban Gue Jadi Kempes Nih, Sial.” Aulia Sangat Engap Nafasnya. Aku Hanya Tertawa Dan Menyalahkannya. Kataku Kita Jalan Kaki Aja Ke Komplek Depan Ajak Adikku Ya? Aulia Setuju. Ketika Jalan Ternyata Didepan Komplek Sudah Banjir Kecil Tapi Arus Cukup Kencang, Aku Dengan Polosnya Mengajak Lomba Lepas Sandal Seperti Perahu Yang Sampai Di Pos Menang. Ketika Mulai Lomba Itu, Sandal Ku Salah Jalur Malah Ke Jalur Selokan, Aku Mengejarnya Tapi Sudah Tersangkut Di Terowongan Got Itu, Aulia Dan Adikku Tertawa Akupun Juga, Tapi Aulia  Mengambil Sandalku Itu. 

Beberapa Hari Kemudian Aulia Memanggilku Didepan Rumah! Aku Suruh Dia Masuk, Dia Ketakutan Dia Minta Tolong, Kataku “Aku Bantuin Kok, Apa Masalahmu?”.

“Ini, U Kan Tau Ortu Gue Agamis Banget Gue Mau Dimasukin Ke Pesantren Minggu Depan Di Bandung Tapi Koleksi Kpop Gue Mau Di Bakar, U Simpen Koleksi Gue Ya?.” Kataku “Kamu Ke Pesantren Emang Mau Mu? Bawa Aja Sini Koleksinya.” Aulia Jawab Iyalah Gue Yang Minta Ke Pesantren Yang Ternama Disana, Tunggu Gue Ambil Dulu Semua Koleksinya.

Benar Saja Aulia Bawa Koleksi Terbaru Nya Kala Itu Jaman Suju Opera Ver.Japan, Serta Artis Luar One Direction Dan Novel Kpop Nya. Kataku “Ul, Libur Pesantren Kesini Ya, Ambil Lagi Semua Ini Ok.” Sudah Setengah Tahun Tak Bersama Aulia, Aku Melihat Semua Koleksinya Lagi, Ternyata Aulia Sudah Ada Disampingku, Sangat Mengejutkanku, Dia Libur Uts. Aku Memeluknya “Ul, Rumah Ini Sudah Dijual Setelah Gue Lulus Sma Gue Pindah Ke Ciampea, Ini Koleksimu Ambil.” “Yaaaahhhh Jangan Pindah Dong Ntar Pas Gue Kesini Lagi Gue Kesepian Dong, Gue Kesini Kan Kangen U Juga”. “ Yah Gimana Lg Ul, Gue Kan Ngikut Ortu”. “Gak Aiko, Buat U Aja Percuma Gue Ambil Nanti Dibakar Ortu Atau Ustad Gue Di Bandung, Temen Gue Disana Pada Diambil Majalah Idolanya Ketahuan.”

-Back To Era Now-

Sayang Banget Gue Gak Ada Satupun Foto Bersama Aulia, Nyesel! Apa Kabarnya Ya? No Hp Nya Semua Yang Pernah Aulia Hub Aku Adalah No Pesantrennya Semua. Seperti Apa Dia Sekarang?

Aku Sekarang Tiba Didepan Sman 1 Ciseeng Ku, Aku Ingat Dengan Raira, Ninis Dan Okta.

-Flashback-

Awal Pelajaran Setelah Mos Tiba. Waktu Mos Aku Menggunakan Seragam Smp Tanpa Jilbab, Tapi Setelah Mos Aku Sudah Memakai Seragam Sma Dan Jilbab. Raira Yang Paling Baik Memakaikanku Jilbab Dengan Rapih, Tiap Berantakan Sedikit Pasti Dibenerin Lagi, Maklum Baru Pertama Kali Aku Menggunakan Jilbab. Aku Asal Duduk Aja Dengan Silvi, Didepanku Ada Raira Dan Selvi, Aku Mulai Menganggap Raira Sahabatku Awalnya Karena Kita Sama, Apapun Bisa Dijadikan Bahan Lelucon, Kita Tak Peduli Pelajaran, Raira Membalikkan Badannya Ke Belakang Atau Aku, Dia Hanya Menjelekkan Guru Yang Sedang Mengajar, Aku Tertawa, Sangkin Serunya Aku Juga Membuat Banyolan, Kita Ketawa Ngikik Tapi Tertahan Seperti Suara Tikus. Kata Ali Ini Harus Dipisahkan Jangan Dideketin Tuh Bocah, Udah Kebiasaan. Aku Malah Menyuruh Raira Duduk Denganku, Dan Silvi Dengan Selvi. Guruku Tak Mempersalahkan Kami. Lagi Dan Lagi Kita Membahas Hal Konyol, Awalnya Raira Berbisik “Itu Si Selvi Kenapa Selalu Bawa Tas Gede Bgt, Kaya Org Nya Udah Hitam Serem”. Aku Menyaut “Lihat Tuh Tas Nya Didalamnya Ada Bayi Kali.” Rairapun Terbahak Dan Selvi Sadar Kalau Dirinya Menjadi Bahan Candaan Selvi Pun Ngambek. Bukannya Aku Dan Raira Minta Maaf Malahan Semakin Menjadi Meledeknya.

Bel Istirahat Berbunyi Kita Ke Kantin, Lagi Dan Lagi Disaat Murid Murid Rebutan Tempat Dan Sibuk Memesan, Kami Hanya Membicarakan Orang Yang Bagi Kami Itu Lucu. Akhirnya Kita Dapat Tempat Duduk, Aku Memesan Jus Jeruk, Karena Raira Selalu Ada Aja Bahan Candaan, Ketika Aku Minum Jus Jeruk Belum Sempat Ku Telan, Aku Jadi Menyemburkan Air Jeruk Dimulutku Tepat Kearah Raira. Banyak Senior Yang Melihat, Rairapun Agak Ngambek, Tapi Aku Benar2 Tak Sengaja. Raira Hanya Ngedumel. Tapi Kita Tetap Tertawa.

Besoknya Pak Guru Fisika Tapi Setiap Mengajar Pasti Jadi Ke Agama, Dengan Gaya Khasnya Guruku Itu Selalu Jadi Bahan Candaan Kami, Beliau Menyuruh Kelasku Untuk Datang Setelah Dzuhur Ke Musholla, Aku, Raira, Ninis, Selvi Dan Silvi, Mau Gak Mau Kesana, Tapi Temanku Yang Lainnya Pulang, Karena Kami Kasihan Dengan Beliau, Ketika Kami Sudah Sampai Di Depan Kelas 8 Ipa 1 Aku Dan Raira Kaget Melihat Pak Guru Nongol Dari Lapangan, Aku Dan Raira Tiba-Tiba Panik Aku Mengumpat Di Balik Tiang Tembok, Tapi Raira Malah Menarikku Ke Rak Sepatu Kecil. Kita Senyum-Senyum Khawatir. Tapi Aku Melihat Kak Mahyu Ngelihatin Kami Dengan Aneh Dan Masuk Kekelas Nya Ipa 1. Aku Baru Sadar “Rai, Kita Kok Dodol Bgt, Ini Kan Rak Sepatu Dari Kayu Udah Gituh Kecil Dari Jauh Juga Kelihatan Percuma Aja Ngumpet, Masih Mendingan Gue Tadi Di Balik Tembok Itu”. Raira Baru Sadar Akhirnya Kita Tertawa Lagi, Selvi, Ninis Dan Silvi Juga Tertawa Dengan Bodohnya Kita.

Saat Itu Aku Pacaran Dengan Taehyung Temen Sekelas, Aku Hanya Merasa Bersalah Saja Karena Menolaknya Dan Dia Jatuh Sakit, Taehyung Selalu Memperhatikan Tingkah Aku Dengan Raira, Tak Lama Raira Mengadu “Aiko, U Harus Putusin Taehyung, Masa Gue Dibilang Gak Punya Otak, Dia Sombong Pokoknya Putusin, Gue Sakit Hati.” Emang Taehyung Sudah Dikenal Dengan Sikap Angkuhnya. Aku Ngajak Taehyung Ngobrol Kenapa Kamu Bilang Raira Gak Punya Otak. Inti Nya Taehyung Menyalahkan Raira. Aku Hanya Membela Raira. Tapi Aku Gak Bisa Bilang Putus Jadi Hubunganku Dengan Taehyung Hanya Status, Kita Tak Pernah Jalan Bareng Ataupun Pegangan, Taehyung Memang Tidak Menyentuh Yang Bukan Muhrimnya. Ini Yang Disebut Ngegantung.

Masa-Masa Dengan Raira Sangat Seru, Saat Latihan Karate Juga Begitu, Semua Orang Tahu Tentang Konyolnya Kami Berdua, Tapi Sayang Karena Pas Memasuki Kelas 8 Aku Dapat Di Kelas Ipa 2 Dan Raira Di Ips 2, Kita Terpisah Jadi Jarang Bareng Lagi Karena Jam Pelajaran Dan Pulang Kami Berbeda.

-Back To Now-

Raira Sekarang Sudah Kerja Dijakarta, Sekedar Sms Sebentar, Tak Asik, Apa Dia Masih Selucu Dulu?

Aku Mengingat Ninis, Dan Aku Duduk Makan Mie Ayam Kesukaan Aku Dan Ninis.

-Flashback-

Awal Dekat Dengan Ninis Karena Aku Juga Mendaftar Menjadi Member Osis Karena Aku Menyukai Ketua Osis Yaitu Kak Mahyu. Raira Tak Bisa Dibujuk, Jadi Aku Bisa Membujuk Ninis, Karena Itu Aku Dan Ninis Hanya Berdua Saja Ketika Di Tes Osis Kita Pun Diterima, Karena Sering Rapat Osis Kita Tetep Berdua, Bukannya Focus Dengan Rapat, Kita Malah Ngobrol Tentang Suju Iya Kita Emang Elf, Beda Dengan Raira. Aku Juga Bisa Curhat Tentang Perasaanku Ke Kak Mahyu, Begitu Juga Ninis Terhadapku. Aku Selalu Nebeng Pulang Bareng Naik Motor Ninis, Seperti Biasa Aku Mengajaknya Ke Toko Kaset Kita Memborong Banyak Dvd Drama Korea Dan Variety Atau Pun Konser Suju Dan Running Man. Ninis Selalu Membuatku Nyaman Tentang Dunia Kpop. Semua Juga Sudah Tahu Kalau Aku Dan Ninis Selalu Membahas Suju Tapi Sama Halnya Dengan Raira Kita Terpisah, Ninis Di Kelas Ipa 1 Sedangkan Aku Di Ipa 2 Tapi Karena Kelas Aku Dan Ninis Ber Sebelahan, Aku Masih Bisa Bareng Ketika Tak Ada Guru Di Kelasku Dan Dia Kita Pasti Saling Menghampiri, Sampai2 Aku Disuruh Pindah Kelas Begitupun Juga Ninis Yang Dianggap Pengkhianat Kelas, Kita Tak Memperdulikan Itu. Kita Saling Berbagi Jawaban Pelajaran, Catatan Karena Jam Pelajaran Berbeda Tapi Sama Materi.

-Era Now-

 Aku Dapat Sms Dari Okta, “Dung Fly Apa Kabar Gue Kangen, Kapan U Main Ke Ciseeng?” Temen Kelas Ipa 2 Menyebutku Dung Fly. Karena Fb Dulu Ku Adalah Aiko Dung Fly.

-Flashback-

Karena Aku Terpisah Kelas Dan Tidak Bersama Dengan Raira Dan Ninis Lagi, Aku Sangat Suntuk Dikelas Ipa 2, Aku Sendiri Main Hp, Atau Bersihkan Kuku Aku Tersiksa Batinku Dikelas Itu, Tapi Aku Melihat Okta Sedang Memerhatikanku Lalu Aku Samperin Okta Yang Juga Sendiri, “Aiko Kenapa Sendiri Begitu, Gak Gabung Kaya Yang Lain?” “Percuma Gabung Mereka Hanya Membicarakan Yang Gue Gak Tahu, Nanti Kaya Kambing Conge, U Juga Kenapa Sendiri? “Males Aja”. Katanya, Disaat Itu Aku Dan Okta Duduk Bersama, Aku Beruntung Karena Okta Juga Asik Dan Pintar Serta Mengkhawatirkanku Dan Selalu Memberi Saran Dan Arahan, Seperti “Aiko, Taehyung Kan Mulai Ngedekati U Lagi, Dikelas Ini Juga Si Caca Juga Digosipin Pacaran Dgn Taehyung, Jangan U Kemakan Rayuan Playboy Itu. Beda Taehyung Dulu Dan Sekarang, Sekarang Main Pegang Aja Terus Lebih Asik Sih Gak Angkuh Lagi”

Aku Hanya Mengangguk Dia Seperti Ibuku, Dikelas Kita Menghabiskan Waktu Dengan Selfie, Menonton Video Despicable Me 2, Kita Saling Ngakak Ketika Hasil Editan Foto Dijelekin Dan Kita Mengikuti Lirik Banana Itu Lucu, Sekelas Juga Tahu Kalau Aku Dan Okta Hanya Asik Berdua Saja.

-Era Now-

Aku Membalas Sms Nya, “Okta Aku Di Ciseeng Depan Sma Kita Sekarang, Bisa Ketemuan?”

Sambil Menunggu Balasannya, 2 Gadis Menghampiriku Seperti Mereka Tahu Diriku. “Aikoooo, Iya Benar Ini Aiko Ya Ampun Gak Nyangka Kita Bertemu Lagi, Apa Kabar?”

“Iya Aku Aiko, Baik, Kamu Umi Dan Yoni Kan Teman Sekelas Di Smp Pr3?”.

Akhirnya Kita Berkumpul Bertiga Dan Menceritakan Kehidupan Yang Sekarang Serta Flashback Lagi, Serunya Yoni Karena Dia Berani Gila, Dan Umi Aku Merasa Bersalah Karena Umi Yang Paling Setia Ngintilin Aku, Walaupun Aku Sering Mukul Lengan Kalau Dia Lagi Ga Nurut, Tak Hanya Aku Yoni Serta Arif Pun Juga Memukul Tapi Umi Seperti Hati Malaikat, Dia Tak Marah Ataupun Membalas, Umi Waktu Smp Kontet, Mata Sipit Dan Putih Tapi Sekarang Seperti Artis Jepang, Yoni Sekarang Juga Cantik Dan Hitam Manis, Hal Yang Tak Pernah Ku Lupakan Jaman Smp Adalah Banyolan, Dan Main Hujan-Hujanan Di Saat Silat Malam2.

Okta Menghampiriku Disaat Aku Dengan Umi Dan Yoni, Kita Saling Berpelukan Dan Cerita Serta Menjadi Akrab Dengan Umi Dan Yoni, Aku Mengambil Foto Selfie Dan Aku Uploud Ke Ig Dengan Caption Bertemu Dengan Friendship Life At Sman 1.

Sudah Sejam Berkumpul Ternyata Ada Sebuah Mobil Berhenti Dan Seorang Gadis Berhijab Turun Ternyata Dia Adalah Aulia, Aku Teriak Memanggilnya, “Ul, Tau Darimana Gue Disini?” “Ig”, “Ig U Apaan?” “Mrs.Phantom.” “Pantesan Gue Ga Tau. Kenalin Ini Teman2 Seperjuangan Gue Tiap Tingkatan Sekolah”.

Sangat Disayangkan Raira Dan Ninis Tidak Bergabung Untuk Saat Ini, Tapi Dengan Adanya Friendship Life Sejak Kecil Hingga Sekarang Mereka Mengingatku, Kupikir Tak Ada Yang Namanya Sahabat Sejati Atau Sahabat.

Ada Satu Lagi Sahabat Kecil Dari Tk, Dia Juga Tetanggaku Di Jakarta, Namanya Sella Kita Sering Berantem Hebat, Sering Adu Kepintaran, Dan Bakat, Tapi Kita Juga Cepat Hilang Ngambeknya, Kita Saling Bantu, Tapi Sayang Sella Ada Di Luar Pulau Sekarang, Tapi Masih Menjalin Chat Di Sosmed.

 

Sahabat Dan Teman Itu Berbeda, Sahabat Yang Peduli Diriku, Khawatir, Dan Menolong Serta Curhat, Tau Tentang Dimana Letak Tahi Lalat Ku Juga. Senang Bareng, Sedih Tak Bareng Tapi Kasih Solusi Dan Menyemangati.  Mungkin Melebihi Seorang Pacar. Bahkan Aku Pernah Cemburu Ketika Sahabatku Main Dengan Yang Lain, Untungnya Dia Memihak Padaku. Kalau Teman Itu Bersifat Sementara Dan Sekedar Kenal Seperti Di Kampus, Kerja Atau Forum Tertentu. Setiap Aku Mendengar Lagu Bts Spring Day Yang Liriknya Merindukan Teman, Dan Menunggu Hingga Bertahun2, Pasti Sahabat Itu Akan Datang Dengan Sendirinya. 

COPYRIGHT 2020 DREAMERS.ID PUBLISHED BY DREAMERS NETWORK