SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

line official dreamers
facebook dreamers
twitter dreamer
instagram dreamers
youtube dreamers
periscope dreamers
google plus dreamers
LOUNGE
HOW IT WORKS
HOW TO BE DFF OF THE WEEK
TERMS OF USE
CONTACT US
  • Latest
  • Most Viewed
  • Most Loved
  • A-Z
  • My Fanfiction
  • My Subscriptions
  • My Subscribers
  • Create New Fanfiction
Fan Fiction > Pain In Destiny

Pain In Destiny

Share:
Author : SisiliaChia02
Published : 30 Mar 2017, Updated : 17 Jul 2017
Cast : Kim Jisoo , Lee Dong Wook , Lucky Blue Smith , Shannon Williams
Tags :
Status : Ongoing
0 Subscribes |850 Views |1 Loves
Pain In Destiny
CHAPTER 1 : Pindah Negara Lagi

[New Zealand]

[New Zealand]

*Kim Jisoo

Pintu sebuah rumah terbuka, dan masuklah seorang gadis cantik berambut panjang agak kecoklatan.


"aku pulang "ucapnya sedikit lesu dan tidak bersemangat

Gadis itu menengok ke arah ruang tamu dan dilihatnya seorang pria dan wanita tengah sibuk membereskan barang – barang.

Gadis itu menengok ke arah ruang tamu dan dilihatnya seorang pria dan wanita tengah sibuk membereskan barang – barang

*Lucky Blue Smith

"lucky

*Shannon Williams

*Shannon Williams

"shannon ...


"apa yang sedang kalian lakukan ?"tanya gadis itu menatap bingung kedua orang itu

"kenapa kalian sibuk membereskan barang – barang ?"tanya gadis itu berjalan masuk kedalam dapur.


"jisoo 

"cepat kau bereskan pakaian dan barang – barangmu "ujar shannon yang tengah sibuk memasukkan barang – barang ke dalam tas.

Jisoo keluar dari dapur dan membawa sebotol air mineral "lucky, bisakah kau dinginkan minuman ini ?


"air mineral ini tidak terlalu dingin "ujar jisoo seraya berjalan menghampiri kedua sahabatnya itu.


"maaf aku sibuk "ujar dingin lucky

Jisoo mengerutkan keningnya "kenapa kalian terlihat terburu – buru ?

"memangnya ada apa ?"tanya jennie dengan ekspresi polosnya.


Shannon menengok ke arah jisoo "kenapa ?"tanya jisoo menatap bingung shannon


"jisoo , berhenti bertanya, dan cepatlah berkemas. "ujar shannon kemudian sibuk membereskan lagi


"memangnya kita mau kemana ? kenapa terburu – buru ?"tanya jisoo


Shannon menengok lagi ke arah jisoo dan dia berhenti dari aktivitasnya itu.

"kau mau tau kenapa kita akan pindah ?"tanya shannon

Jisoo menganggukkan kepalanya "memangnya kita mau kemana ? dan kenapa pindah ?"tanya jisoo


"kita akan ke netherlands "jawab shannon yang membuat jisoo tersedak saat minum

"untung saja tidak kena aku saat kau tersedak "ujar shannon sedikit mengomel


"jelaskan padaku

"kenapa kepergian kita begitu cepat "ujar jisoo


"karena temanmu ini berbuat ulah "ucap shannon menengok ke arah lucky yg tengah sibuk melipat baju


"kenapa dia ?"tanya jisoo memperhatikan lucky

"dia menggunakan kekuatannya saat diluar rumah, dan ada tetangga sekitar komplek yang melihatnya "ujar shannon


Jisoo tertawa lepas, lucky menengok ke arah jisoo dan dia bertolak pinggang "kenapa kau tertawa ?"tanya lucky menatapnya sinis

"ternyata kau sama cerobohnya denganku "ujar jisoo tertawa lagi


"setidaknya aku baru pertama kali melakukan kesalahan

"sementara kau...

"selalu saja ceroboh .."ucap lucky menyindir


Jisoo menatapnya tajam "apa ? benarkan apa yang aku katakan "ujar lucky

"tapi aku tidak sengaja melakukan itu "ujar jisoo


"stop kalian berdebat

"apa kalian tidak lelah berdebat terus ?"tanya shannon


"lebih baik kalian cepat bergegas, aku sangat yakin orang itu akan segera mengadu ke pihak polisi, dan jika kita ketauan , habislah kita bertiga "ucap shannon


"okay 

"aku akan segera bergegas membereskan barang – barangku "ucap jisoo


"lalu bagaimana dengan sekolahku ?"tanya jisoo lagi


Lucky dan shannon menengok dan menatap jisoo serius, jisoo menengok ke arah lucky dan shannon secara bergantian.


"ok ok .. aku tidak akan bertanya apa – apa lagi. "ucap jisoo kemudian berjalan masuk kedalam kamarnya.


Beberapa jam kemudian.


[Di bandara]

"shannon ... "panggil jisoo


Shannon menengok ke arah jisoo "kenapa ?"tanya shannon


"kan lucky melakukan kesalahan

"apa kau bebawa aku lagi .."lucky memotong pembicaraan jennie


"yak! Aku tidak berbicara denganmu "ucap ketus jisoo

"sudah sudah,, aku lelah dengan kalian

"harus melerai kalian terus "ucap shannon


Shannon menengok ke arah jisoo "lanjutkan apa yang ingin kau ucapkan "ucap shannon


"gini , kan tadi kau bilang kalau lucky menggunakan kekuatannya ditempat umum

"kenapa tidak kau buat saja orang yang melihat kejadian itu menjadi lupa


"kau kan bisa menghapus memori seseorang, atau sekedar membuat orang lupa beberapa hal "ucap jisoo sedikit berbisik

"kalau aku bisa , sudah aku lakukan itu sejak tadi jisoo "ucap shannon


Jisoo membulatkan matanya lebar "apa ...


"jadi kau kehilangan kekuatanmu ?"tanya jisoo mengencangkan volume suaranya


"yak! Kau ini berisik sekali "omel lucky memukul lengan jisoo

 Jisoo membalas memukul lucky "sakit "ujar jisoo mengusap ngusap lengannya.


"awas ya kau .."gerutu jisoo


"bukan seperti itu, disaat kejadian itu aku tidak ada

"bagaimana aku mau melakukan itu "ucap shannon


"sudah jangan membahas hal sensitif ini di tempat umum "ucap shannon


"hm okey "ucap jisoo


Jisoo meniup poninya "pindah negara lagi ..sudah berapa kali ini terjadi "keluh jisoo dalam hati.


[Netherlands]

Sampailah mereka di bandara yang ada di netherlands.

"sekarang kita mau kemana ?"tanya jisoo

"kita akan mencari hotel "jawab shannon


"lucky .. coba cari taksi "suruh shannon

"jisoo saja "ucap lucky

 

Jisoo menengok ke arah lucky "kau yang disuru, kenapa menyuruhku lagi ?"tanya jisoo


"karena kau paling muda "jawab lucky

"aku paling muda bukan berarti kau bisa menyuruh – nyuruhku "ujar jisoo


"sudah .. sudah kalian jangan bertengkar

"aku yang akan mencari taksinya "ujar shannon kemudian berjalan pergi.

 

---

[ di dalam kamar hotel ]

Jisoo membawa masuk kedalam kopernya "andai saja , lucky itu seorang perempuan


"kita tidak perlu menyewa 2 kamar "ucap jisoo mengeluh

"ya sudah takdirnya begitu "ujar shannon

 

Jisoo hendak merebahkan tubuhnya dikasur, dan shannon menarik tangannya.

"kau jorok

"kau belum mandi tapi mau tidur dikasur .."ucap omel shannon


"aku lelah, aku mau istirahat "ucap jisoo mengeluh


"tetap saja jorok, tunggu dulu.

"dan lebih baik kau mandi dulu "ucap shannon menyuruh


"tapi aku benar – benar mengantuk "ujarjisoo lagi

"ya sudah kau pergi mandi duluan "ujar shannon


Jisoo menguap "baiklah , aku pergi mandi duluan "ucap jisoo


"tapi awas kalau kau tidur di dalam kamar mandi "ancam shannon


"apa ? kau mengancam apa ?

"kau tidak mengancamku seperti lucky "ucap jisoo meledek

"kau mau menghapus ingatanku ?"tanya jisoo

 

Shannon menatap jennie malas "ah .. ah baiklah "ucap jisoo kemudian mengambil handuk dan berjalan masuk kedalam kamar mandi.


- To Be Continue-

Komentar
Nama
Gender
Email
Comment

POPULAR FANFICTION
COPYRIGHT 2019 DREAMERS.ID PUBLISHED BY DREAMERS NETWORK