home_icon
SIGN IN
SIGN UP
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

  • Latest
  • Most Viewed
  • Most Loved
  • A-Z
  • My Fanfiction
  • My Subscriptions
  • My Subscribers
  • Create New Fanfiction
Fan Fiction > Passerby

Passerby

Share:
Author : jungsoojung
Published : 06 May 2015, Updated : 13 Sep 2015
Cast : Kim Junmyeon (Suho EXO), Jung Nara (OC/You)
Tags :
Status : Ongoing
1 Subscribes |3776 Views |2 Loves
Passerby
CHAPTER 2 : I've Found You Again

Nara's POV

14 Februari 2004

Sudah hampir satu jam usai bel jam pelajaran terakhir berbunyi. Aku masih disini, menunggu ruangan kelasku sepi dari anak-anak murid lainnya. Aku memegang erat sebuah cokelat putih berpita merah yang diujungnya telah diselipkan surat singkat di dalamnya.

"Hi, pria tali sepatu-ku. Selamat hari kasih sayang. Aku berharap suatu saat aku bisa menghabiskan hari Valentine ini bersamamu."

N.

Kurang lebih begitulah surat pertama yang kuselipkan bersamaan dengan cokelat ketigaku yang selalu kuberikan untuknya selama tiga tahun belakangan secara diam-diam. Setelah dibujuk dan dipaksa oleh Soojung, akhirnya aku pun berani untuk menuliskan surat beserta inisial namaku untuk Junmyeon di Hari Valentine.

Meski aku yakin dia tak tahu siapa dibalik inisial namaku atau ingat maksud dibalik pesanku, aku pun tetap merasa takut jika sewaktu-waktu Junmyeon mengetahuinya dan malah justru menganggapku anak cewek yang aneh.

Apalagi dari yang beberapa hari lalu dikatakan Soojung, Junmyeon kini sering menghabiskan makan siang bersama Bomi, siswa tingkat satu yang masuk dalam daftar anak cewek yang diincar oleh kakak-kakak kelas cowok.

Sambil menghela nafas, aku pun menengok sosok yang kutunggu-tunggu di depan pintu kelasku, Soojung. Sahabatku ini baru saja membujuk pacarnya, Jongin untuk pulang duluan karena ia sebelumnya telah berjanji akan menemaniku untuk menaruh kejutan Valentine-ku di loker Junmyeon.

***

"Yuk, sudah siap?" tanya Soojung dengan wajah cerianya. Melihat wajahku yang lumayan pucat karena gugup, ia pun memutari mejaku dan memegang erat kedua pipi sambil menatap lurus ke arahku.

"Soo.." kataku dengan nada pelan. "Naraaa, ayo tepati janjimu! Ini kan salah satu resolusimu di tahun ini yang kita buat bersama. Lagipula, mau sampai kapan kau mau jadi pengagum rahasia Junmyeon terus?" kata Soojung sambil mengernyitkan alisnya.

"Okay, okay.. aku akan melakukannya," kataku sambil melepaskan tangannya dari pipiku. Ia pun langsung menggandeng tanganku dan mengarah ke koridor dimana loker-loker siswa SMP kami berada.

Tiba-tiba, ada sosok punggung yang sebelumnya kukenal, sisi bagian tubuh Kim Junmyeon yang dapat aku tatap dengan penuh percaya diri tanpa takut malu atau canggung. Junmyeon berdiri tak jauh dari lokernya.

Gugup, aku pun melirik ke arah Soojung yang sepertinya memahami situasi dan melirik ke arah tangan kiriku, bagian tangan yang tadinya memegang cokelat putih yang rencananya akan ditaruh secara diam-diam di loker Junmyeon.

***

"Hei Junmyeon, kukira kau pulang bersama Jongin dan Kyungsoo?" tanya Soojung pada Junmyeon yang terlihat seperti menunggu seseorang.

"Ehm, ya.. Awalnya begitu, tapi aku teringat sesuatu," kata Junmyeon sambil melirik sebentar ke arahku, yang langsung membuatku nunduk. 'Bagus Nara, tingkat ketahuanmu akan meningkat setelah ini,' pikirku dalam hati.

Melepas tanganku, Soojung pura-pura ke arah lokernya yang tak jauh dari tempat loker Junmyeon berada. Tak mau terlihat canggung, aku pun mengikuti Soojung sambil pura-pura mengetik pesan di ponselku.

Sambil menengok kebelakang, Soojung pun bertanya pada Junmyeon, "Kau sedang menunggu seseorang?". Junmyeon pun balas menengok ke arah Soojung sambil memberikan senyuman datarnya, "Seperti itu, kurang lebih".

"Junmyeon sunbae!", panggil seorang anak perempuan dengan cukup lantang. Refleks, kami bertiga dan beberapa siswa yang sedang membereskan lokernya ikut menengok.

Bagai bidadari dari langit, disitulah Bomi muncul dari tangga dengan senyuman yang jika kulakukan pasti akan sangat aneh sementara dia berhasil memperlihatkannya dengan manis.

Krakk! Aku dengar suara hatiku patah. Disaat aku ingin mencoba berjalan maju dua atau tiga langkah, ternyata nasib membawaku harus mundur seribu langkah.

Orang yang ditunggu Kim Junmyeon adalah Park Bomi.

COPYRIGHT 2020 DREAMERS.ID PUBLISHED BY DREAMERS NETWORK